
3 Agustus 2026, Pemerintah Desa Kalisube menyambut kedatangan 10 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Amikom Purwokerto yang akan melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kalisube.
Kegiatan penyambutan dilaksanakan di Balai Desa Kalisube dan dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa serta mahasiswa KKL. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mendapatkan arahan dan gambaran mengenai kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat Desa Kalisube sebagai bekal dalam melaksanakan program kerja selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan KKL ini diharapkan dapat menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pengembangan potensi desa, pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi, serta berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama dan komunikasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi Desa Kalisube sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran bagi 10 mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto.

Selasa, 4 Agustus 2026, mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto turut mengikuti kegiatan tracing kesehatan bersama Babinsa, bidan desa, kader kesehatan, dan pihak terkait di Desa Kalisube.
Kegiatan tracing dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan pemantauan terhadap warga yang terdampak Tuberkulosis (TBC). Dalam kegiatan ini, tim melakukan kunjungan kepada warga untuk memperoleh informasi kondisi kesehatan, memberikan pendampingan, serta mendukung upaya pencegahan dan penanganan TBC di lingkungan masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa KKL dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi dalam mendukung program kesehatan masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Kalisube bersama tenaga kesehatan setempat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, melakukan pemeriksaan, serta mengikuti arahan tenaga kesehatan dapat terus meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, kader kesehatan, dan mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang lebih sehat.

Rabu, 5 Agustus 2026, Pemerintah Desa Kalisube melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 10 warga penerima manfaat.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan pemerintah desa kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Proses pembagian BLT berlangsung secara tertib dan didampingi oleh perangkat Desa Kalisube serta mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKL turut membantu proses pelaksanaan pembagian bantuan, mulai dari pendampingan penerima hingga membantu kelancaran administrasi kegiatan.
Penyaluran BLT ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga penerima manfaat serta memberikan dukungan terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Pemerintah Desa Kalisube juga berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran.

Kamis, 6 Agustus 2026, Pemerintah Desa Kalisube melaksanakan kegiatan Rembug Stunting sebagai salah satu upaya untuk membahas kondisi serta penanganan permasalahan stunting di wilayah Desa Kalisube.
Kegiatan ini dihadiri oleh PKK, Bidan Desa Kalisube, Kepala TK Pertiwi, Babinkamtibmas, Pemerintah Desa Kalisube, Tim Kecamatan Banyumas, Ketua Posyandu ILP 1–6, kader PKK, serta mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto yang turut mendampingi jalannya kegiatan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Kalisube dan Tim Kecamatan Banyumas. Selanjutnya, Bidan Desa Kalisube menyampaikan pemaparan mengenai kondisi serta permasalahan stunting yang menjadi perhatian bersama.
Dalam kesempatan tersebut, PLKB Banyumas memberikan arahan agar Program Anak Emas dapat dilanjutkan selama enam bulan ke depan melalui koordinasi dengan Posyandu ILP 1–6. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Pendamping Desa serta pemaparan data permasalahan stunting oleh KPM/Ketua Posyandu.
Melalui kegiatan Rembug Stunting ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta berbagai pihak terkait dapat semakin baik dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Kalisube.
Kamis, 6 Agustus 2026, mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto melaksanakan kegiatan wawancara dan pengambilan video bersama pelaku UMKM Ibu Susi di Desa Kalisube.
Kegiatan ini dilakukan untuk menggali informasi mengenai usaha yang dijalankan, proses produksi, pemasaran, serta potensi pengembangan UMKM. Selain wawancara, mahasiswa juga melakukan pengambilan video sebagai dokumentasi kegiatan dan bahan pendukung Video Profil Desa Kalisube.
Dokumentasi yang diperoleh nantinya juga akan dimanfaatkan dalam program Digitalisasi UMKM, khususnya untuk membantu memperkenalkan produk lokal Desa Kalisube melalui media digital agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan potensi UMKM Desa Kalisube dapat semakin dikenal serta memiliki peluang pengembangan yang lebih baik melalui pemanfaatan teknologi dan media digital.

Senin, 10 Agustus 2026, mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto berkunjung ke SD Negeri Kalisube untuk menyerahkan surat izin sekaligus berkoordinasi mengenai rencana Pelatihan Literasi Komputer.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk koordinasi awal dengan pihak sekolah sebelum pelaksanaan program kerja pelatihan. Pelatihan literasi komputer tersebut ditujukan bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan tujuan mengenalkan serta meningkatkan pemahaman dasar siswa dalam penggunaan komputer dan teknologi digital.
Pelaksanaan pelatihan direncanakan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL berharap dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi para siswa serta mendukung peningkatan kemampuan literasi digital sejak usia sekolah dasar.

Selasa, 11 Agustus 2026, mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pembaruan Website Desa Kalisube sebagai bagian dari program kerja di bidang digitalisasi desa.
Kegiatan ini dilakukan dengan memperbarui berbagai informasi pada website desa, mulai dari penambahan artikel kegiatan, penyesuaian informasi pada beberapa menu, hingga pengecekan tampilan dan kelengkapan konten agar informasi yang disajikan dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Pengelolaan website ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Desa Kalisube dalam meningkatkan penyampaian informasi secara digital, sekaligus menjadikan website desa sebagai media publikasi kegiatan, pelayanan informasi, serta pengenalan potensi Desa Kalisube kepada masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Website Desa Kalisube dapat terus aktif, informatif, dan terkelola dengan baik sehingga dapat mendukung keterbukaan informasi serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih efektif.


Rabu, 12 Agustus 2026, mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto melaksanakan kegiatan Pelatihan Literasi Dasar Komputer bagi siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri Kalisube.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam empat sesi mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar komputer, fungsi perangkat komputer, serta penggunaan komputer secara sederhana melalui penyampaian materi dan pendampingan langsung dari mahasiswa KKL.
Pelatihan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan diberikan kesempatan untuk memahami materi melalui penjelasan, tanya jawab, serta kegiatan pembelajaran yang telah disiapkan.
Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan siswa mengenai teknologi komputer sejak dini sekaligus meningkatkan kemampuan literasi digital mereka dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa SD Negeri Kalisube dapat lebih mengenal perangkat komputer dan memahami manfaat teknologi dalam kegiatan belajar sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKL Universitas Amikom Purwokerto dalam mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital siswa di Desa Kalisube.

Pada Kamis, 13 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran kegiatan perlombaan yang diselenggarakan di SD Negeri Kalisube. Kegiatan tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias dan semangat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKL turut membantu mempersiapkan serta mendampingi jalannya berbagai perlombaan, mengarahkan peserta, dan membantu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mahasiswa KKL diharapkan dapat memberikan dukungan kepada pihak sekolah sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKL tidak hanya berkesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan sekolah, tetapi juga membangun interaksi dan kebersamaan dengan para siswa serta pihak SD Negeri Kalisube. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKL dalam mendukung kegiatan pendidikan dan kemasyarakatan di Desa Kalisube.


Pada Selasa, 18 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Desa Kalisube menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Digitalisasi UMKM dengan fokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana untuk membantu meningkatkan promosi produk UMKM. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan pelaku usaha di Desa Kalisube dan sekitarnya.
Pelatihan menghadirkan Bapak Prayoga Pribadi, S.E., M.Si. dan Bapak Hellik Hermawan, M.Kom. selaku pemateri sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan. Materi yang diberikan membahas pengenalan dan pemanfaatan AI dalam mendukung kegiatan promosi, mulai dari membantu membuat ide konten, menyusun teks promosi, hingga mengembangkan materi pemasaran produk agar lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan media digital.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKL turut berperan aktif dalam mendampingi para pelaku usaha selama proses pelatihan. Mahasiswa membantu peserta dalam mempraktikkan penggunaan AI secara langsung, mulai dari memasukkan informasi produk hingga menerapkan hasil yang diperoleh untuk kebutuhan promosi usaha masing-masing.
Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat semakin mengenal dan memanfaatkan teknologi digital secara optimal dalam mengembangkan usahanya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKL dalam mendorong digitalisasi UMKM Desa Kalisube, khususnya dalam pemanfaatan teknologi AI sebagai pendukung strategi promosi dan pemasaran produk di era digital.

Pada hari Rabu, 19 Agustus 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas AMIKOM Purwokerto turut berpartisipasi dalam kemeriahan kegiatan karnaval yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Kalisube. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan yang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKL AMIKOM Purwokerto ikut terlibat dalam memeriahkan jalannya karnaval bersama warga Desa Kalisube. Mahasiswa turut mengikuti iring-iringan peserta, menyaksikan berbagai penampilan dan kreativitas masyarakat, serta berbaur secara langsung dengan warga di sepanjang rute karnaval.
Kemeriahan semakin terlihat dari beragam kostum, atribut, kendaraan hias, serta properti yang ditampilkan oleh para peserta. Masyarakat juga tampak antusias memenuhi sepanjang jalan untuk menyaksikan rangkaian karnaval. Mahasiswa KKL turut mendokumentasikan berbagai momen selama kegiatan sebagai bagian dari dokumentasi program KKL sekaligus sebagai bentuk keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Desa Kalisube.

Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan karnaval ini tidak hanya menjadi pengalaman dalam mengikuti kegiatan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKL dengan warga Desa Kalisube. Melalui kebersamaan dan partisipasi secara langsung, tercipta suasana yang hangat, meriah, dan penuh semangat gotong royong.
Kegiatan karnaval pada Rabu, 19 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu momen berkesan selama pelaksanaan KKL AMIKOM Purwokerto di Desa Kalisube. Antusiasme masyarakat, kreativitas para peserta, serta keterlibatan mahasiswa menciptakan suasana perayaan yang semarak sekaligus memperkuat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Kalisube.

Pada hari Senin, 24 Agustus 2026, telah dilaksanakan acara penarikan Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Amikom Purwokerto yang bertempat di Gedung Utama universitas. Kegiatan seremonial ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian para mahasiswa di lokasi KKL masing-masing. Setelah prosesi penarikan resmi selesai, kemeriahan acara langsung dilanjutkan dengan gelaran Expo yang diikuti oleh seluruh kelompok mahasiswa KKL. Pameran ini menjadi ajang yang sangat positif, di mana setiap kelompok berkesempatan untuk menampilkan dan mempromosikan berbagai produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) unggulan dari desa binaannya masing-masing kepada masyarakat kampus dan khalayak luas.
Dalam rangkaian Expo tersebut, mahasiswa KKL Kelompok 17 turut ambil bagian dengan penuh kebanggaan untuk mempresentasikan potensi ekonomi lokal dari Desa Kalisube. Mereka secara khusus menonjolkan produk andalan berupa Mino dan Nopia khas Kalisube, mengingat desa ini memang dikenal luas sebagai sentra utama UMKM pembuat kudapan tradisional tersebut. Tidak hanya itu, stan Kelompok 17 juga semakin lengkap dan menarik dengan adanya sajian Es Cau yang menyegarkan bagi para pengunjung. Keikutsertaan dalam ajang pameran ini diharapkan mampu mendongkrak popularitas produk UMKM Desa Kalisube agar semakin berjaya, sekaligus menjadi jejak penutup pengabdian yang manis dan bermanfaat dari rekan-rekan mahasiswa Kelompok 17.
"Terima kasih sudah bertahan melewati lelahnya perjuangan bersama. Segala keluh kesah, canda tawa, dan air mata yang kita lewati adalah bukti betapa berharganya perjalanan ini. Kita hebat karena kita saling melengkapi. Ke mana pun langkah kita setelah ini, ingatlah bahwa kita pernah menjadi bagian dari cerita manis bernama Kelompok 17."